hedline new

« »
« »
« »
Get this widget
Welcome Masyarakat Kecamatan Subi..! terimakasih telah berkunjung kesini. kali ini saye akan menyajikan beberapa postingan mengenai Kecamatan Subi. KEMBANGKANLAH POTENSI YANG ADA PADA DIRI ANDA....!

Jumat, 07 Maret 2014

Subi Island


Gambaran Umum

Kecamatan Subi
Subi Kecil termasuk dalam Gugusan Pulau Natuna Selatan, Secara administratif Kecamatan Subi merupakan bagian dari Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Di pulau ini terdapat ibukota Kecamatan Subi. Pulau Subi Kecil terletak di Laut Natuna dan berbatasan dengan negara tetangga yaitu Malaysia, sedangkan secara geografis pulau ini memiliki koordinat 030 01' 54" LU dan 1080 51' 25" BT Pulau Subi Kecil merupakan salah satu pulau yang dijadikan sebagai titik dasar TD.032 dan titik referensi TR.032. Akses ke pulau ini cukup sulit karena tidak ada perahu/kapal yang secara rutin ke pulau ini. Pulau ini dapat diakses dengan menggunakan perahu/kapal laut nelayan dari Pelabuhan Penagi, Ranai dengan waktu tempuh sekitar 15 jam dengan menggunakan perahu/kapal mesin dengan kecepatan rata-rata 2 - 3 knot. 

Air Bersih
Sarana penting dan utama di sebuah pulau kecil adalah keberadaan sumber air tawar yang bersih.  Sumber air bersih di Subi berasal dari air sumur, air yang dikonsumsi (minum) dan air untuk kebutuhan sehari-hari (mencuci, mandi) itu berbeda.

Peribadatan
Di Pulau Subi Kecil  memiliki 6 unit masjid, 7 unit Surau ( mushola) , 4 kompang. Surau atau Mushola ada di masing-masing desa yang berada di kecamatan Subi. Masyarakat lebih sering menggunakan masjid untuk melakukan kegiatan keagamaan dibandingkan menggunakan surau. Surau biasa digunakan untuk melakukan pengajian.


Penerangan

Sarana Penerangan di Pulau Subi Kecil masyarakatnya masih menggunakan listrik yang dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna yang sejak Januari 2014 cuma hidup 7 jam sehari. Waktu penerangan di penginapan berkisar pada pukul 18.00-6.00.WIB penerangan di penginapan lebih lama waktunya, karena para pemilik penginapan memiliki genset pribadi.  Sedangkan di rumah-rumah warga listrik hanya menyala pada pukul 17.00-00.00.WIB.

Kesehatan
Faslitas  kesehatan di kecamatan Subi terdapat 1 Unit Pusesmas, 4 Unit Postu, 1 Unit polindes dan 3 Unit Posyandu. Penyedian fasilitas pelayanan kesehatan yang bertujuan agar semua lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara merata dan murah, dengan harapan akan tercapai derajat kesehatan masyarakat yang baik agar memperoleh kehidupan yang sehat dan produktif.
Di Pulau Subi Kecil terdapat puskesmas dengan tenaga 3 dokter (Dokter gigi, umum dan dokter keluarga), 7 bidan, 14 perawat. Keluhan masyarakat yang sering adalah hipertensi dan rematik. Semenjak ada bantuan dari Menkes sering diadakan penyuluhan-penyuluhan  di Kec. Subi. Masyarakat yang akan berobat ke puskesmas tidk dikenakan biaya, namun jika harus dirawat pasien hanya membayar biaya rawat inap.

Pendidikan
Sarana pendidikan di Pulau Subi cukup memadai mulai tingkat PAUD, taman kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas. Di Subi terdapat 1 unit SMA Negeri, 2 unit SMP Neegeri, 5 unit SD Negeri dan 3 Taman Kanak-kanak. Keaadan Sekolah di Subi umumnya masih layak untuk digunakan, namun ada beberapa sekolah dasar yang sudah tidak layak. Bangunan sekolah kurang perawatan, sarana sekolah (bangku, meja, papan tulis) yang sudah tidak layak pakai. Sekolah Menengah Pertama ada 2 unit, di Desa Subi dan di Desa Pulau Panjang. Semua murid Sekolah Menengah Pertama melakukan Ujian Nasional di SMP Desa Subi, murid SMP yang berada di Pulau Panjang melakukan Ujian Nasional bersama-sama dengan murid SMP Subi di SMP Negeri 1 Subi.

Pendukung Pemerintahan
Sarana pemerintahan di Pulau Subi telah terorganisir dengan baik, seperti kantor kecamatan, kantor KUA, kantor unit desa, dll.  Kecamatan Subi memiliki 1 unit kantor camat, 1 unit gedung pertemuan, 1 unit kantor KUA dan 8 unit Kantor Desa (Desa Subi, Desa Terayak, Desa Meliah, Desa Meliah Selatan, Desa Subi Besar, Desa Subi Besar Timur, Desa Pulau Panjang, Desa Keredau.

Sarana Umum Lainnya
Sarana Umum yang ada di Pulau Subi Kecil  terdapat penginapan, warungn kecil, toko besar, warung makan, kafe tempat karaoke. Warung  besar yang  berada di Subi menjual kebutuhan sehari-hari. Menjual kebutuhan dapur, kebutuhan rumah tangga sampai kebutuhan elektronik. Harga kebutuhan di Subi lebih mahal dibandingan harga di Pulau Jawa, ini dikarenakan barangnya harus dikirim via transportasi laut.

Sanitasi Lingkungan
Di Pulau Subi sendiri tidak ada tempat pembuangan sampah, warga umumnya membuang sampah di pinggir pantai atau terkadang sampah dibakar. Pengelolaan sampah atau limbah dari laut pun kurang, pernah dilakukan penyuluhaan tentang pengelolaan sampah oleh Ibu camat namun karena kurang kesadaran dari masyarakat proses pembuatannya tidak berjalan lagi.